Jenis tumbuhan paku dari famili Polypodiaceae pada umumnya merupakan paku epifit. Jenis-jenis tersebut sering digunakan sebagai bahan terapeutik alami untuk kesehatan karena adanya kandungan fitokimia yang bersifat farmakologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik anatomi dan histokimia rimpang tiga jenis paku epifit Polypodiaceae dari Provinsi Riau. Spesimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Goniophlebium percussum, Microsorum scolopendria, dan Pyrrosia piloselloides. Spesimen diambil di lapangan dengan metode ekplorasi. Preparat natomi dibuat menggunakan metode non-permanen. Uji histokimia dilakukan dengan metode kualitatif untuk menguji senyawa alkaloid, flavonoid, lipid, dan tanin jaringan pada rimpang. Struktur anatomi rimpang semua jenis menunjukan tipe berkas pengangkut konsentris amfikribal dengan stele diktiostele. Hasil uji histokimia menunjukkan bahwa rimpang dari semua jenis tumbuhan paku yang diteliti mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan lipid, namun konsentrasi masing-masing senyawa pada setiap jaringan berbeda-beda setiap jenisnya. Kandungan senyawa fitokimia tertinggi dijumpai pada P. piloselloides (alkaloid, tanin, lipid), G. percussum (flavonoid) dan M. scolopendria (lipid). Hasil kajian ini memberikan informasi dasar mengenai kandungan golongan senyawa yang diuji pada ketiga jenis paku epifit dari famili Polypodiaceae.
Copyrights © 2026