Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks narasi siswa kelas IV sekolah dasar, khususnya dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, dan menulis secara runtut. Selain itu, pembelajaran masih belum didukung oleh media yang mampu memberikan stimulus visual sehingga siswa mengalami kesulitan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan. Penelitian sebelumnya umumnya mengkaji efektivitas model Guided Discovery Learning dan media digital secara terpisah, sehingga integrasi keduanya dalam pembelajaran menulis teks narasi masih belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Guided Discovery Learning berbantuan media CERFAB (Cerita Fabel Interaktif), yaitu media digital yang dirancang untuk membantu siswa menemukan ide, memahami alur cerita, dan mengembangkan teks narasi secara lebih terarah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pre-test Post-test Design. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas IV SD 2 Mijen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja menulis teks narasi berupa pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test sebesar 56,00 meningkat menjadi 78,38 pada post-test. Hasil uji Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Analisis N-Gain Score menunjukkan rata-rata sebesar 0,557 yang termasuk kategori sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa integrasi model Guided Discovery Learning dan media CERFAB merupakan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar melalui pembelajaran yang lebih aktif, terarah, dan bermakna.
Copyrights © 2026