Akuntabilitas laporan keuangan menjadi kebutuhan penting bagi instansi pemerintah karena kualitas laporan keuangan sangat menentukan transparansi, efektivitas pengelolaan anggaran, serta kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan. Namun, pengelolaan administrasi keuangan dan aset masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengarsipan dokumen yang belum optimal, penataan data yang kurang sistematis, serta keterbatasan pemanfaatan sistem administrasi digital. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai magang dalam pengelolaan administrasi keuangan dan aset berbasis digital guna mendukung akuntabilitas laporan keuangan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan melalui tiga aspek utama, yaitu pelatihan administrasi keuangan berbasis digital, pendampingan digitalisasi arsip keuangan dan aset, serta penguatan kompetensi dalam pemanfaatan sistem administrasi. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyampaian materi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan administrasi keuangan dan aset yang tertib, sistematis, dan berbasis digital. Pendampingan yang dilakukan membantu meningkatkan keteraturan dokumen, mempermudah proses penyimpanan dan penelusuran arsip, serta meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan sistem administrasi digital. Selain itu, kegiatan ini mendukung pengelolaan data yang lebih terstruktur dan memperkuat kesadaran peserta mengenai pentingnya administrasi yang baik dalam mendukung proses pelaporan keuangan. Dengan demikian, integrasi pelatihan administrasi keuangan, digitalisasi arsip, dan penguatan kompetensi sistem administrasi dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung akuntabilitas laporan keuangan di lingkungan instansi pemerintah.
Copyrights © 2026