Permasalahan utama mitra di Ayo Cerdas Indonesia (ACI) Ketintang Surabaya adalah rendahnya kemampuan anak usia sekolah dasar dalam mengelola uang saku, yang ditunjukkan oleh kebiasaan menghabiskan uang tanpa perencanaan serta belum mampu membedakan kebutuhan dan keinginan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan perilaku menabung melalui edukasi pengelolaan uang saku berbasis partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perancangan program, implementasi edukasi interaktif, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik menabung, lembar refleksi sederhana, dan tanya jawab sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan melibatkan 10 peserta anak usia sekolah dasar beserta pendamping orang tua dan pendidik. Hasil menunjukkan perubahan perilaku yang terukur, yaitu 9 dari 10 peserta mulai menyisihkan uang saku secara rutin selama periode pendampingan, serta mampu menyebutkan perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam sesi evaluasi akhir. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak mengelola uang saku di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan praktik langsung efektif dalam membentuk kebiasaan menabung pada konteks mitra.
Copyrights © 2026