Wahana Peternakan
Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan

PEMANFAATAN RECORDING UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK BABI DI KECAMATAN KUWUS BARATNUSA TENGGARA TIMUR: Utilization of Recording to Improve the Management of Raising Pigs in West Kuwus District, East Nusa Tenggara

Maria Tarsisia Luju (Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Roselin Gultom (Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Korbinianus Feribertus Rinca (Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Yohana Maria Febrizky Bollyn (Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Puspita Cahya Achmadi (Program Studi Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Klaudius Yudi Febriandi Dapang (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Manggarai Barat)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Dalam penyediaan protein hewani, ternak babi menempati urutan ketiga setelah unggas dan sapi. Sebagian besar usaha ternak babi dijalankan oleh peternak rakyat dengan sistem manajemen pemeliharaan yang masih bersifat tradisional serta kualitas genetik ternak yang relatif rendah. Kondisi ini juga terjadi di Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana ternak babi umumnya masih dipelihara secara tradisional dan belum menerapkan pola pemuliaan yang terencana dan terarah. Pencatatan ternak (recording) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pemeliharaan ternak. Melalui pencatatan yang baik, peternak dapat menentukan strategi pemeliharaan yang lebih tepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran peternak babi dalam melakukan recording sebagai bagian dari pengelolaan usaha peternakan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak babi yang dipelihara oleh peternak di wilayah Kecamatan Kuwus Barat. Materi penelitian terdiri atas populasi dan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peternak di Kecamatan Kuwus Barat belum memanfaatkan recording secara optimal. Adapun hasil penelitian berdasarkan indikator recording ternak babi menunjukkan bahwa pencatatan terhadap populasi ternak mencapai 25%, pencatatan silsilah atau keturunan sebesar 0%, pencatatan reproduksi sebesar 45%, dan pencatatan kesehatan ternak sebesar 5%.   Kata kunci: manajemen pemeliharaan, recording, ternak babi  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jwputb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Veterinary

Description

Jurnal Wahana Peternakan e-ISSN: 2580-2941 | p-ISSN: 2774-6119 is a journal with open access. This journal publishes the results of original research, reviews/literature reviews, field cases, or ideas in the field of animal husbandry that are relevant to any field of study involving livestock, ...