Wahana Peternakan
Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan

KUALITAS SPERMATOZOA BEKU BABI PERANAKAN LANDRACE DALAM PENGENCER TRIS-KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL EKSTRAK SEMANGGI AIR (Marsilea renata): Quality of Frozen Spermatozoa of Landrace Crossbred Boars in a Tris–Egg Yolk Extender with the Addition of Various Levels of Water Clover (Marsilea renata) Extract

Wihelmus Meo (Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana)
Thomas Mata Hine (Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana)
Ni Made Paramita Setyani (Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana)
Wilmintje Marlene Nalley (Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan level ekstrak semanggi air (ESA) dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa beku babi peranakan Landrace. Semen diperoleh dari pejantan Landrace sebanyak 4 ekor yang berumur ± 2–3 tahun, dikoleksi menggunakan metode glove hand. Semen segar yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) diencerkan dalam pengencer T-KT dan disimpan selama 2 jam pada suhu 25–26 °C. Selanjutnya semen disentrifugasi dengan kecepatan 3000 rpm selama 15 menit, supernatannya dibuang sedangkan endapan spermatozoa di encerkan kembali dengan pengencer T-KT dengan perbandingan 1:1 dihomogenkan dan dibagikan ke tabung berisi pengencer perlakuan yakni P0:T-KT, P1: T-KT + 0,75% ESA, P2: T-KT + 1,5% ESA, P3: T-KT + 2,5% ESA, P4: T-KT + 3% ESA. Masing-masing perlakuan ditambahkan gliserol 6%. Semen dikemas ke dalam straw berukuran 0,5 mL dan disusun ke dalam rak pembekuan untuk diekuilibrasi selama 2 jam pada suhu 3–5 °C. Setelah diekuilibrasi dan dievaluasi kembali, semen hasil evaluasi memenuhi standar, maka straw dibekukan di atas uap nitrogen cair pada jarak 10 cm selama 10 menit dan disimpan ke dalam nitrogen cair. Evaluasi semen beku yang dicairkan kembali pada suhu 37°C selama 30 detik, dan variabel yang diuji adalah motilitas, viabilitas, abnormalitas dan recovery rate spermatozoa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ESA ke dalam T-KT memberikan efek yang protektif terhadap kualitas spermatozoa babi peranakan Landrace (P>0,05) dengan nilai motilitas 33,29%, viabilitas 64,93%, abnormalitas 9,58% dan recovery rate 55,02%. Disimpulkan bahwa penambahan ESA 0,75% hingga 3,0% ke dalam pengencer T-KT memengaruhi kualitas spermatozoa beku babi peranakan Landrace.   Kata kunci: babi peranakan Landrace, ekstrak semanggi air, spermatozoa, tris-kuning telur

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jwputb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Veterinary

Description

Jurnal Wahana Peternakan e-ISSN: 2580-2941 | p-ISSN: 2774-6119 is a journal with open access. This journal publishes the results of original research, reviews/literature reviews, field cases, or ideas in the field of animal husbandry that are relevant to any field of study involving livestock, ...