Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bio urin babi pada level yang berbeda terhadap produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) rumput Molato (Brachiaria hybrid cv. Molato). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu R0 (0%), R1 (10%), R2 (20%), dan R3 (30%). Variabel yang diamati meliputi produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar BETN. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi bahan segar, berat daun segar, dan kadar BETN rumput Molato, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat batang segar. Produksi bahan segar, berat daun, dan kadar BETN tertinggi diperoleh pada perlakuan R2, yaitu berturut-turut sebesar 486,60 gram/polibag, 397,60 gram/polibag, dan 53,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi pada level tertentu dapat meningkatkan pertumbuhan dan kualitas nutrisi rumput Molato sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan produksi hijauan pakan Kata kunci: BETN, bio urin babi, Brachiaria hybrid cv. Molato, produksi biomassa segar
Copyrights © 2026