Wahana Peternakan
Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan

PENGARUH LEVEL BIO URIN BABI TERHADAP PRODUKSI BIOMASSA SEGAR dan KADAR BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN RUMPUT MOLATO: Fresh Biomass Production, Fresh Stem Weight, Fresh Leaf Weight, and Nitrogen-Free Extract Content of Molato Grass with Different Levels of Pig Bio Urine Application

Yustus Serani No Mbeong (Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Bernadete Barek Koten (Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Redempta Wea (Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Saprilian Stya Hapsari (Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Rahayu Asmadini Rosa (Program Studi Kesehatan Hewan Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Ni Wayan Apsari Shantika Pratistha (Program Studi Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)
Melkianus Dedi Same Randu (Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bio urin babi pada level yang berbeda terhadap produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) rumput Molato (Brachiaria hybrid cv. Molato). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu R0 (0%), R1 (10%), R2 (20%), dan R3 (30%). Variabel yang diamati meliputi produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar BETN. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi bahan segar, berat daun segar, dan kadar BETN rumput Molato, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat batang segar. Produksi bahan segar, berat daun, dan kadar BETN tertinggi diperoleh pada perlakuan R2, yaitu berturut-turut sebesar 486,60 gram/polibag, 397,60 gram/polibag, dan 53,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi pada level tertentu dapat meningkatkan pertumbuhan dan kualitas nutrisi rumput Molato sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan produksi hijauan pakan   Kata kunci: BETN, bio urin babi, Brachiaria hybrid cv. Molato, produksi biomassa segar

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jwputb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Veterinary

Description

Jurnal Wahana Peternakan e-ISSN: 2580-2941 | p-ISSN: 2774-6119 is a journal with open access. This journal publishes the results of original research, reviews/literature reviews, field cases, or ideas in the field of animal husbandry that are relevant to any field of study involving livestock, ...