Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN PETERNAKAN ITIK DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK DAN POPULASI PLASMA NUTFAH TERNAK LOKAL DI KELOMPOK TERNAK ITIK KEBERSAMAAN (K-TIK) DUSUN CIHERANG KIDUL (BOGOR) Khuluq, Mohammad Aldi Khusnul; Noveanto, Ivan; Rahmadani, Fransiska; Rosa, Rahayu Asmadini; Aini, Fitria Nur
Program Kreativitas Mahasiswa - Pengabdian Kepada Masyarakat PKM-M 2013
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duck farming business prospects are very promising especially in Bogor and surrounding areas . It is because the demand for meat and duck eggs are quite large and and business development is still slightly in the area of Bogor. Kelompok Ternak Itik Keberlanjutan ( KTIK ) is one of the groups of cattle that can catch these opportunities, however, due to limited knowledge of farm management and support facilities make this difficult group to fulfill market need. The PKM program using case study methods, training, collaboration, mentoring and evaluation for 5 months. Usefulness of the program to create new job opportunities and improving the lives of farmers, and stimulate students to think of creative, innovative, and dynamic. Results obtained from the PKM program is increasing basic knowledge about management duck farming which characterized by decreasing the percentage of answers does not know and incresing answer know and very aware. Income of the group increased from Rp Rp 775.000/month to 2.857.600/month result of the average sales strategies. This will assist in the smooth and KTIK progress in the future in an effort of the duck. This program is in collaboration with Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (HIMASITER ) to conduct training and supervision during the agreed cooperation agreement.
Implementasi Model Bisnis Pembesaran Maggot dalam Peningkatan Ekonomi dan Peduli Lingkungan Masyarakat Desa Laladon Nahrowi Nahrowi; Muhammad Ridla; Rima Shidqiyya Hidayati Martin; Maya Shofiah; Tazkiyah Annisa Utari; Rahayu Asmadini Rosa; Isnaini Dafri; Mochammad Dzaky Alifian
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.352

Abstract

Isu ekonomi dan lingkungan masih menjadi permasalahan utama masyarakat di era 4.0, hal ini terjadi karena solusi dari persoalan tersebut belum terkelola secara efektif. Jika dilihat dari sudut pandang berbeda, terdapat korelasi positif antara pengelolaan limbah lingkungan dan peningkatan ekonomi. Salah satu upaya peningkatan ekonomi melalui biokonversi limbah organik dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly yang juga memiliki nilai jual sebagai bahan pakan lokal. Upaya tersebut diimplementasikan melalui model bisnis pembesaran maggot dalam pengabdian masyarakat Desa Laladon. Desa Laladon memiliki potensi sebagai sumber limbah organik dan pusat produksi maggot Black Soldier Fly. Model bisnis yang berfokus pada pembesaran maggot mudah dilakukan, memerlukan fasilitas sederhana, dan bersifat zero waste, yang mana efektif dilakukan berbasis masyarakat. Pengabdian ini di mulai dengan pelatihan (pre-test dan post-test), study banding, serah terima fasilitas, praktik pembesaran maggot dan pendampingan. Penerapan model bisnis pembesaran tersebut berdampak positif, dalam satu siklus panen maggot dapat menghasilkan 113 kg maggot segar dari tiga kelompok peternak binaan. Hasil penjualan maggot segar menambah pendapatan ekonomi masyarakat juga nilai kepedulian lingkungan di Desa Laladon. Model bisnis pembesaran maggot menginisiasi peningkatan ekonomi mandiri masyarakat Desa dan pelestarian lingkungan yang efisien dengan dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, industri serta institusi pendidikan.
Digital Literacy and Self-Directed English Learning Behaviors among Generation Z Students in Vocational Animal Health Gadis Kartika Pratiwi; Esra Rombeallo; Rahayu Asmadini Rosa; Ni Wayan Apsari Shantika Pratistha
Jurnal Internasional Bisnis, Humaniora, Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences
Publisher : Universitas Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46923/ijbhes.v8i1.676

Abstract

The rapid integration of digital technology in education makes it essential to examine how digital literacy influences students’ learning behaviors, particularly among Generation Z who are often assumed to be inherently digitally competent. However, previous studies tend to emphasize technical skills and access, while overlooking how these competencies translate into autonomous learning practices. This study addresses this gap by investigating the relationship between digital literacy and self-directed English learning among first-year students of the Animal Health Study Program in a vocational higher education context. Using a descriptive quantitative design, data were collected through a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics to identify patterns across digital skills, exposure, and learning behaviors. The analysis involved categorizing responses into key dimensions and interpreting trends to answer the research questions. The findings reveal a discrepancy between high digital exposure and low engagement in autonomous English learning, highlighting that digital familiarity does not necessarily foster independent learning. This study contributes by emphasizing the need to integrate critical digital literacy and learner autonomy in instructional design. Future research is recommended to employ inferential analysis and mixed methods to further explore this relationship and to develop more effective pedagogical strategies.
PENGARUH LEVEL BIO URIN BABI TERHADAP PRODUKSI BIOMASSA SEGAR dan KADAR BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN RUMPUT MOLATO: Fresh Biomass Production, Fresh Stem Weight, Fresh Leaf Weight, and Nitrogen-Free Extract Content of Molato Grass with Different Levels of Pig Bio Urine Application Yustus Serani No Mbeong; Bernadete Barek Koten; Redempta Wea; Saprilian Stya Hapsari; Rahayu Asmadini Rosa; Ni Wayan Apsari Shantika Pratistha; Melkianus Dedi Same Randu
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bio urin babi pada level yang berbeda terhadap produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) rumput Molato (Brachiaria hybrid cv. Molato). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu R0 (0%), R1 (10%), R2 (20%), dan R3 (30%). Variabel yang diamati meliputi produksi bahan segar, berat batang segar, berat daun segar, dan kadar BETN. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi bahan segar, berat daun segar, dan kadar BETN rumput Molato, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat batang segar. Produksi bahan segar, berat daun, dan kadar BETN tertinggi diperoleh pada perlakuan R2, yaitu berturut-turut sebesar 486,60 gram/polibag, 397,60 gram/polibag, dan 53,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urin babi pada level tertentu dapat meningkatkan pertumbuhan dan kualitas nutrisi rumput Molato sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan produksi hijauan pakan   Kata kunci: BETN, bio urin babi, Brachiaria hybrid cv. Molato, produksi biomassa segar
Kualitas Fisik dan Palatabilitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) dengan Penambahan Lactobacillus plantarum dan Asam formiat Saprilian Stya Hapsari; Esra Rombeallo; Yustus Serani No Mbeong; Rahayu Asmadini Rosa; Ni Wayan Apsari Shantika Pratistha
AGRIEKSTENSIA Vol. 25 No. 1 (2026): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v25i1.3991

Abstract

Silase merupakan salah satu solusi strategis untuk menjamin kontinuitas ketersediaan hijauan berkualitas bagi ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh inokulasi Lactobacillus plantarum dan penambahan asam formiat 55%, baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap kualitas fisik organoleptik, penyusutan bobot, dan palatabilitas silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: NN (kontrol negatif), NF (asam formiat 55%), NP (L. plantarum), dan PF (kombinasi L. plantarum + asam formiat 55%). Kualitas fisik dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis, sedangkan palatabilitas dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dilanjutkan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap warna, aroma, tekstur, keberadaan jamur, dan penyusutan bobot silase. Namun, perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi segar (g/ekor/hari) dan konsumsi bahan kering (g/kg BB). Perlakuan NF menghasilkan konsumsi segar dan bahan kering tertinggi (391,00 g/ekor/hari dan 98,96 g/kg BB), berbeda nyata dengan kontrol (NN). Disimpulkan bahwa penambahan asam formiat 55% paling efektif meningkatkan palatabilitas silase rumput gajah (pennisetum purpureum).