Keterbatasan variasi alat peraga di sekolah dasar sering kali membuat materi pembelajaran yang bersifat abstrak menjadi sulit dipahami oleh siswa. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi desain media pembelajaran kreatif berupa pop-up book karya mahasiswa PGMI STIT Al-Ihsan Baleendah Bandung serta menganalisis peluang dan kesesuaian penerapannya di lapangan. Pengumpulan data dilakukan di dua lokasi, yaitu SDN Jelekong (sekolah umum) dan MI Darul Hikmah (madrasah), melalui teknik wawancara mendalam dengan guru kelas, observasi keterbacaan media, dan dokumentasi fisik produk. Analisis data menggunakan model interaktif dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) desain media karya mahasiswa memiliki karakteristik yang unggul dengan integrasi teknik rekayasa kertas (paper engineering) yang presisi, kontras warna yang tinggi, serta fitur interaktif berupa sliding card dan pull-tab yang mampu menyembunyikan narasi teks; (2) peluang adopsi media ini sangat besar dan relevan dengan kebutuhan kedua sekolah. Di SDN Jelekong, media ini adaptif dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi (Kurikulum Merdeka), sedangkan di MI Darul Hikmah, media ini sangat sesuai karena fleksibel untuk diintegrasikan dengan nilai-nilai karakter keagamaan. Kedua sekolah menyepakati bahwa media fisik ini merupakan inovasi alternatif yang praktis karena tidak bergantung pada fasilitas digital, aliran listrik, maupun internet.
Copyrights © 2026