Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui pendekatan multikultural di SDN 018 dan SDN 002 Tenggarong. Pendekatan multikultural dipandang sebagai strategi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keberagaman, toleransi, saling menghargai, keadilan, serta tanggung jawab sosial ke dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, guru kelas, serta peserta didik di kedua sekolah. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dilaksanakan melalui integrasi nilai-nilai multikultural dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, pembiasaan budaya sekolah, serta kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, saling menghormati, kepedulian sosial, kerja sama, keadilan, demokrasi, serta penghargaan terhadap keberagaman agama, suku, budaya, dan latar belakang peserta didik. Implementasi pendekatan multikultural memberikan dampak positif terhadap terbentuknya karakter religius, sikap moderat, kemampuan bekerja sama, meningkatnya empati sosial, serta terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan multikultural diintegrasikan secara sistematis dalam seluruh proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Copyrights © 2026