Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan serta membedah faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa kelas III MI Syakira Barumun. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam bersama wali kelas serta siswa. Proses analisis data menerapkan pengkodean tematik model Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan bersandar pada pisau analisis teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Hasil penelitian menyingkap bahwa kemampuan literasi dasar siswa masih bervariasi dan terhambat oleh enam persoalan utama: kesulitan pengenalan huruf, rendahnya kemampuan decoding suku kata, minimnya kelancaran lisan, pudarnya minat baca, monotonnya metode pedagogik guru, serta rapuhnya pendampingan keluarga di rumah. Tuntutan menghafal simbol ganda berupa abjad Latin dan huruf hijaiyah turut menambah beban memori siswa pada fase operasional konkret ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pergeseran strategi pengajaran menuju pendekatan humanis layaknya metode talaqqi, pemanfaatan media visual bernuansa Islami, serta penguatan sinergi pendampingan antara madrasah dan orang tua. Integrasi perspektif manajemen dakwah dalam pembelajaran terbukti esensial guna membangkitkan motivasi spiritual dan merawat ekosistem literasi anak secara holistik.
Copyrights © 2026