Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)

Hubungan Intensitas Menonton Influencer Keagamaan dalam Pemahaman Keagamaan Siswa Kelas VII MTsS Al-Washliyah Marbau

Khofifah Ade Tiara (Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu)
Fauzi Ahmad Syawaluddin (Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu)
Ruwaidah Ruwaidah (Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu)
Rendi Fitra Yana (Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas menonton influencer keagamaan di media sosial dengan pemahaman keagamaan siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Al-Washliyah Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Perkembangan media sosial telah melahirkan fenomena influencer keagamaan sebagai aktor baru dalam penyebaran informasi keagamaan secara digital, yang berpotensi memengaruhi pemahaman keagamaan siswa pada usia remaja awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTsS Al-Washliyah Marbau sebanyak 56 siswa, yang ditetapkan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang mencakup dua variabel, yaitu intensitas menonton influencer keagamaan (Variabel X) yang diukur melalui indikator frekuensi, durasi, atensi, dan penghayatan; serta pemahaman keagamaan siswa (Variabel Y) yang diukur melalui domain akidah, ibadah, dan akhlak. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir instrumen valid, dengan koefisien reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,992 untuk Variabel X dan 0,997 untuk Variabel Y, keduanya termasuk kategori sangat tinggi. Uji linearitas menunjukkan hubungan antara kedua variabel bersifat linear (sig. Deviation from Linearity= 0,506). Hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,890 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara intensitas menonton influencer keagamaan dengan pemahaman keagamaan siswa. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,792 menunjukkan bahwa 79,2% variasi pemahaman keagamaan siswa dapat dijelaskan oleh intensitas menonton influencer keagamaan, sedangkan 20,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini mendukung teori Uses and Gratifications dan mengimplikasikan perlunya optimalisasi konten keagamaan digital sebagai sarana pembelajaran agama yang efektif bagi peserta didik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jcgcs

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the ...