Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk praktik tasamuh yang berkembang di tengah masyarakat serta mengungkap nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya melalui pendekatan tafsir tarbawi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Living Qur’an dan tafsir tarbawi. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Anugrah dan Desa Lantari mengimplementasikan nilai-nilai toleransi melalui berbagai aktivitas sosial, seperti saling menghargai perbedaan keyakinan, menjalin kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, bergotong royong, menghadiri kegiatan sosial-keagamaan, serta menyediakan makanan halal bagi tamu Muslim dalam acara yang diselenggarakan oleh masyarakat non-Muslim. Berbagai praktik tersebut mencerminkan aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam QS. Al-Mumtaḥanah ayat 8, khususnya prinsip keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap sesama manusia. Dari perspektif tafsir tarbawi, ayat tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan yang menekankan pentingnya toleransi, persatuan, serta terciptanya kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi juga diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sosial masyarakat melalui praktik Living Qur’an.
Copyrights © 2026