Transformasi digital tidak otomatis menghasilkan nilai organisasi yang bertahan lama ketika adopsi teknologi tidak diikuti perubahan pada kewenangan, alokasi talenta, insentif, dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana mekanisme manajemen sumber daya manusia (MSDM) menerjemahkan strategi digital menjadi pengembangan organisasi yang berkelanjutan pada perusahaan manufaktur mapan. Penelitian menggunakan desain studi kasus tunggal tertanam dan longitudinal pada Haier Smart Home selama 2020-2025. Data terdiri atas 35 wawancara semi-terstruktur yang dilakukan pada November 2025-Maret 2026 dengan durasi total sekitar 2.805 menit, serta laporan tahunan, laporan ESG, dokumen tata kelola, materi korporasi, dan rekaman kasus publik. Analisis dilakukan melalui pengodean bergaya Gioia, pembabakan temporal, penelusuran proses, pencocokan pola, triangulasi, dan pengujian penjelasan alternatif. Hasil mengidentifikasi empat mekanisme yang saling bergantung: penyelarasan strategis dinamis, rekonfigurasi sumber daya berbasis pesanan, insentif yang terkait nilai pengguna, dan tata kelola platform kelompok rantai. Keempat mekanisme mengubah konektivitas digital menjadi kelincahan, inovasi, nilai pengguna, dan kualitas bisnis, tetapi juga menimbulkan risiko beban kerja, atribusi kontribusi, keadilan, dan biaya koordinasi. Kontribusi utama penelitian adalah memosisikan MSDM digital sebagai kapabilitas tata kelola organisasi, bukan sekadar digitalisasi fungsi SDM.
Copyrights © 2026