Penyerapan anggaran merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan pemerintah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya etika kerja dan kinerja aparatur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh etika kerja dan kinerja aparatur terhadap penyerapan anggaran pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 50 aparatur yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika kerja dan kinerja aparatur berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,320 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 32,0% variasi penyerapan anggaran, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan etika kerja dan kinerja aparatur berkontribusi dalam meningkatkan penyerapan anggaran yang efektif dan akuntabel.
Copyrights © 2026