Karya sastra adalah karya kreatif yang dibangun oleh pengarang melalui pemilihan diksi-diksi agar mencapai efek estetik tertentu. Estetika yang ditampilkan tidak dapat dipisahkan dari pengaruh di luar karya sastra, yakni ideologi maupun lingkungan pengarang. Penelitian ini mengkaji mengenai estetika penyebutan alat kelamin di dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri. Metode yang digunakan yakni dengan melakukan analisis terhadap diksi-diksi yang mengacu pada penyebutan alat kelamin. Penyebutannya mengacu pada diksi jenis kelamin laki-laki dan perempuan, serta ditemukan gaya bahasa eufemisme di dalamnya. Gaya eufemisme ini dipengaruhi oleh faktor eksternal karya, yakni lingkungan pengarang yang hidup dalam budaya Aceh yang syarat dengan hukum agama. Kata kunci: Estetika: Alat Kelamin; Stilistika
Copyrights © 2025