Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran PJOK terhadap pemahaman teknik dasar dan minat sepak bola pada siswa perempuan sekolah dasar, serta mengkaji perbedaan pengaruh tersebut berdasarkan tingkat kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experiment One Group Pretest-Posttest. Partisipan terdiri dari 47 siswa perempuan kelas IV–VI SD Negeri 1 Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Intervensi dilaksanakan selama enam pertemuan menggunakan enam model media pembelajaran, meliputi pembelajaran berdiferensiasi, permainan modifikasi, pembelajaran kooperatif, pembelajaran teknik dasar berbasis storyline, model PJOK CERIA, dan Game-Based Learning. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang mengukur keterampilan teknik dasar, motivasi dan minat, observasi partisipasi, serta pengetahuan kognitif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Paired Sample t-Test, dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai komposit yang signifikan dari rerata 56,95 (pretest) menjadi 81,98 (posttest) dengan nilai t = 18,74 dan p = 0,000. Effect size Cohen's d sebesar 2,73 mengindikasikan pengaruh yang sangat besar. Terdapat perbedaan signifikan gain score antar kelas, terutama antara Kelas V dan Kelas VI (p = 0,021). Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran PJOK yang dirancang secara multidimensional dan inklusif gender mampu meningkatkan pemahaman teknik dasar serta minat sepak bola siswa perempuan sekolah dasar secara substansial.
Copyrights © 2026