Keterikatan kerja (work engagement) guru memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif serta peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Tingkat keterikatan kerja guru tidak terlepas dari peran kepemimpinan dan pola komunikasi yang diterapkan oleh pimpinan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, kepemimpinan melayani, dan komunikasi antara atasan dan bawahan terhadap keterikatan kerja guru SMA Negeri di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada guru SMA Negeri di wilayah Kabupaten Majalengka dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan komunikasi atasan-bawahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja guru, sedangkan kepemimpinan melayani menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan dan komunikasi yang efektif dalam meningkatkan keterikatan kerja guru, sehingga dapat mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.
Copyrights © 2026