Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh populasi pegawai sebanyak 65 orang melalui teknik sampel jenuh. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) berbantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya kepemimpinan, serta gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, gaya kepemimpinan terbukti memediasi secara signifikan pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada kondisi lingkungan kerja yang kondusif, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh penerapan gaya kepemimpinan yang efektif. Oleh karena itu, perbaikan lingkungan kerja yang diiringi dengan penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026