Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Influence of Work-Life Balance, Transformational Leadership Style, and Work Stress on Job Satisfaction of Employees at the Ternate City KPU Secretariat M. Arfan Ramli; Ahmad Yani Abdurrahman; Zulkifli Zulkifli
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 1 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i1.52290

Abstract

This study aims to analyze the influence of work-life balance, transformational leadership style, and job stress on the job satisfaction of employees at the Secretariat of the General Elections Commission (KPU) of Ternate City. The background of this research is based on the phenomenon of imbalance between work and personal life, shifts in leadership styles that affect employee comfort, and increased job stress among employees due to workload and pressure during election stages. This research employs a quantitative approach with an associative research type. The population of the study consists of all 32 employees of the KPU Secretariat in Ternate City, and the entire population was used as the sample (saturated sampling). Data collection was conducted through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results show that partially, work-life balance and transformational leadership style have a positive and significant effect on job satisfaction, while job stress has a negative and significant effect on job satisfaction. Simultaneously, all three variables significantly influence job satisfaction. These findings highlight the importance of time management, inspirational leadership, and stress management in improving employee job satisfaction, especially in public organizations with high workloads such as the KPU. This study is expected to contribute to organizational policy-making in creating a healthy, productive, and sustainable work environment.
Dampak Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah Darwin Lamami; Marwan Marwan; Ahmad Yani Abdurrahman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Weda Selatan serta mengidentifikasi kendala dalam implementasi program tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdiri dari Kepala Desa, Kepala Dusun, Pendamping PKH, dan beberapa penerima manfaat PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PKH memberikan dampak positif dalam bidang pendidikan dan kesehatan, dampak terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga secara keseluruhan masih terbatas. Keterlambatan pemberitahuan terkait pencairan bantuan, kurangnya koordinasi antar pelaksana, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pertemuan rutin menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program. Meskipun demikian, bantuan PKH membantu memenuhi kebutuhan dasar, terutama dalam pendidikan anak dan gizi keluarga. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan koordinasi, pemberitahuan yang lebih tepat waktu, dan elemen pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan keterampilan untuk meningkatkan dampak jangka panjang dari PKH.
Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Baharudin Yunus; Abdullah W Jabid; Ahmad Yani Abdurrahman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Fenomena empiris menunjukkan bahwa kinerja aparatur belum optimal, yang tercermin dari belum tercapainya target organisasi, rendahnya tingkat disiplin, serta lemahnya motivasi dan kompetensi pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diolah menggunakan software SmartPLS 4.0. Populasi penelitian berjumlah 223 pegawai, dengan sampel sebanyak 143 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (2) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja; (3) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; dan (4) motivasi kerja terbukti memediasi hubungan antara kompetensi dan kinerja pegawai. Nilai R² sebesar 0,714 pada variabel kinerja pegawai menunjukkan bahwa 71,4% variabilitas kinerja dijelaskan oleh kompetensi dan motivasi kerja.
Pengaruh Komitmen Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Honorer Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Di Kabupaten Halmahera Tengah Ainun Jaria; Rahmat Sabuhari; Ahmad Yani Abdurrahman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai honorer di Kabupaten Halmahera Tengah dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai honorer. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai honorer. Selain itu, komitmen organisasi dan disiplin kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja selanjutnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai honorer. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai honorer. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai honorer dapat dicapai melalui penguatan komitmen organisasi, penerapan disiplin kerja yang konsisten, serta peningkatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Gaya Kepemimpinan Sebagai Variabel Mediasi Pada Dinas Koperasi Dan Ukm Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara Trisnawati A Iman; Abdullah W Jabid; Ahmad Yani Abdurrahman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.15893

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh populasi pegawai sebanyak 65 orang melalui teknik sampel jenuh. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) berbantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya kepemimpinan, serta gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, gaya kepemimpinan terbukti memediasi secara signifikan pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya bergantung pada kondisi lingkungan kerja yang kondusif, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh penerapan gaya kepemimpinan yang efektif. Oleh karena itu, perbaikan lingkungan kerja yang diiringi dengan penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.