Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 143 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari 223 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta terhadap efikasi diri. Efikasi diri juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan memediasi secara parsial hubungan antara pengembangan kompetensi dan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja ASN memerlukan penguatan kompetensi sekaligus keyakinan diri pegawai
Copyrights © 2026