Perkembangan dunia usaha yang semakin cepat menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha tahap awal, termasuk studentpreneur yang masih harus membagi fokus antara perkuliahan dan menjalankan usaha. Dalam praktiknya, mereka sering menghadapi keterbatasan modal, pengalaman, perubahan perilaku konsumen yang dinamis, serta dituntut untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frugal green innovation dan adaptabilitas digital terhadap keberlanjutan usaha studentpreneur di Kota Medan. Frugal green innovation dipahami sebagai inovasi yang hemat biaya namun tetap memperhatikan aspek lingkungan, sedangkan adaptabilitas digital merujuk pada kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data yang diperoleh merupakan data primer yang diambil melalui angket dari 3 variabel penelitian terhadap studentpreneur aktif. Hasil uji hipotesis melalui analisis regresi berganda pada uji-t menunjukkan nilai p-value < 0,05. Kemudian hasil Uji-F juga menunjukkan hal yang sama dengan p-value < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa baik secara parsial maupun simultan frugal green innovation dan adaptabilitas digital berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha studentpreneur. Sebagai implikasi penelitian ini dapat dijelaskan bahwa langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga usaha studentpreneur tetap berjalan.
Copyrights © 2026