Berkembangnya media digital mendorong radio lokal untuk terus menjaga kualitas dan kredibilitas siarannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kebijakan redaksional dalam praktik produksi siaran Radio Slawi FM Kabupaten Tegal dan upayanya dalam mempertahankan kredibilitas siaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam kepada empat informan (Direktur Utama, Direktur Program dan Teknik, serta dua pendengar aktif), dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan redaksional Radio Slawi FM dijalankan melalui empat tahapan gatekeeping yaitu seleksi informasi yang berpedoman pada UU No. 32 Tahun 2002 dan P3SPS KPI disertai survei pendengar tahunan. Selanjutnya pengolahan informasi melalui briefing redaksi dua minggu sekali dan alur editing yang terstruktur, kemudian penentuan program secara koordinatif dan peran gatekeeper multilevel yang menjamin netralitas siaran, termasuk koordinasi dengan KPU dan Bawaslu dalam pemberitaan kepemiluan. Penerapan kebijakan redaksional yang konsisten terbukti membangun kepercayaan pendengar dan memperkuat kredibilitas Radio Slawi FM sebagai media penyiaran publik lokal di era digital.
Copyrights © 2026