Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan pembayaran digital pada UMKM yang diiringi dengan potensi risiko kecurangan akibat rendahnya literasi digital dan lemahnya pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi pembayaran, literasi digital, dan pengendalian internal terhadap risiko fraud pada UMKM di Cakranegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 50 responden pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko kecurangan, literasi digital berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko kecurangan, serta pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko kecurangan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap risiko fraud. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan teknologi digital harus diimbangi dengan literasi digital yang memadai serta pengendalian internal yang kuat guna meminimalkan risiko kecurangan pada UMKM.
Copyrights © 2026