Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan tantangan penting bagi industri farmasi karena melibatkan kepatuhan regulasi, efisiensi operasional, dan biaya pengelolaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penggunaan mesin crusher dalam mereduksi volume limbah padat B3 serta menganalisis dampaknya terhadap efisiensi biaya pada Perusahaan Farmasi X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi mesin crusher selama periode 2018–2023. Analisis dilakukan melalui Cost Saving Analysis dan Life Cycle Cost Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin crusher mampu mengurangi volume limbah secara substansial dan menghasilkan penghematan biaya tahunan yang tinggi, dengan tingkat pengembalian investasi yang menguntungkan serta periode pengembalian yang relatif singkat. Namun, penurunan nilai aset selama masa penggunaan menunjukkan perlunya strategi pemeliharaan yang lebih proaktif. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi reduksi limbah dapat meningkatkan efisiensi finansial, memperkuat kemandirian pengelolaan limbah, dan mendukung praktik industri farmasi yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026