Kinerja anggota kepolisian, khususnya satuan Brimob Polda Kepulauan Riau, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam penanganan situasi berisiko tinggi seperti terorisme dan huru-hara. Dalam konteks tersebut, disiplin kerja, pengawasan internal, dan ketaatan terhadap etika profesi menjadi faktor penting yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, pengawasan internal, dan ketaatan etika profesi terhadap kinerja anggota Brimob Polda Kepulauan Riau, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif kausal. Sampel penelitian terdiri atas delapan puluh tujuh anggota yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari total populasi enam ratus tujuh puluh delapan personel. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, pengawasan internal, dan ketaatan etika profesi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota, baik secara parsial maupun simultan. Model penelitian juga menunjukkan kemampuan penjelasan yang kuat terhadap variasi kinerja personel. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan disiplin organisasi, efektivitas pengawasan internal, dan internalisasi etika profesi dalam meningkatkan profesionalisme serta kualitas kinerja aparat kepolisian.
Copyrights © 2026