Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) belum sepenuhnya diikuti oleh tingkat adopsi yang merata di kalangan mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan transaksi, literasi keuangan, dan keamanan transaksi terhadap minat menggunakan QRIS pada mahasiswa Gen-Z etnis Madura di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 212 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan transaksi, literasi keuangan, dan keamanan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Kemudahan transaksi menjadi faktor paling dominan, diikuti oleh literasi keuangan dan keamanan transaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa untuk menggunakan QRIS tidak hanya ditentukan oleh efisiensi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan memahami layanan keuangan digital dan keyakinan terhadap keamanan sistem. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan digital, perluasan akses merchant QRIS di lingkungan kampus, dan penguatan perlindungan transaksi untuk mendorong inklusi pembayaran digital di kalangan mahasiswa perantau.
Copyrights © 2026