Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Sistem sensor untuk pemantauan kadar oksigen terlarut berbasis galvanik pada kolam budidaya ikan air tawar Damar Wicaksono; Tatag Lindu Bhakti; Restiadi Bayu Taruno; Melvin Rahma Sayuga Subroto; Anita Mustikasari
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 9, Issue 2, Year 2021 (April 2021)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtsiskom.2021.13996

Abstract

This study aims to develop low-cost and environmentally friendly material galvanic-based dissolved oxygen sensors. A Dissolved oxygen (DO) sensor has been designed and fabricated on an 85 x 205 mm galvanic-based. The sensor structure device consists of Al-Zn reference layer electrode, Ag/AgCl active electrode, 120ml KCl electrolyte solvent 0,1 M, and closed by TiO2 membrane (PTFE). The Al-Zn formation reference electrode was done by Ag layer chlorination using FeCl3, and the TiO2 membrane was formed by TiO2 paste screen printing. The test was done to measure the sensor’s performance based on the current-voltage characteristics between 1.0 and 1.8 V. The results showed that a stable diffusion current was obtained when the input voltage was 1.5 V, resulting in the best sensor performance with a sensitivity of 0.7866 μA L/mg and a stable step response time of 3 mins. This prototype sensor showed high potential for prototyping for a low-cost water quality monitoring system.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN DAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM JAMU DESA KIRINGAN Zulfatun Ruscitasari; Melvin Rahma Sayuga; Nurna Pratiwi; Yana Hendriana
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.701 KB) | DOI: 10.31315/dlppm.v3i2.7412

Abstract

Dukuh Kiringan, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Bantul ditetapkan oleh Bupati Bantul sebagai sentra industri jamu gendong pada tahun 2018. Adapun jenis-jenis jamu yang ditawarkan yaitu jamu peras, sirup jamu, jamu instan dan jamu celup. Desa Wisata Jamu Kiringan saat ini telah memiliki website dan juga media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Namun pemasaran online masih belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan kemampuan dalam mengoperasikan marketplace dan media sosial lainnya. Selain itu, para pelaku usaha tidak memisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha. Para pelaku usaha tidak memiliki pencatatan keuangan yang akuntabel, bahkan pencatatan keuangan secara sederhana (pengeluaran dan pemasukan). Pelaku usaha berasumsi bahwa dalam mengelola keuangan sudah untung apabila dapat membeli bahan baku jamu dan kebutuhan sehari-hari terpenuhi, namun ketika sudah tidak memiliki uang untuk membeli bahan baku berarti mereka menganggap sedang rugi. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta yang bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai literasi keuangan usaha, serta pelatihan penggunaan marketplace sebagai media promosi online. Metode yang digunakan dalam pelakasanaan adalah dengan (1) memberikan sosialisasi literasi keuangan terutama dalam pencatatan dan pengeluaran keuangan serta investasi keuangan di masa depan kepada para pelaku usaha jamu, (2) memberikan pendampingan strategi pemasaran melalui media digital dan website untuk memperluas pasar. Adapun mitra yang dibina adalah anggota inti yang masuk dalam kepengurusan Kelompok Jamu Seruni Putih di Desa Wisata Jamu, yaitu sekitar 10 orang. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak kepada pengelola UMKM dalam peningkatan pengelolaan keuangan usaha dan literasi keuangan. Pengelolaan keuangan berfokus pada penyusunan laporan keuangan. Kemudian, sosialisasi mengenai pentingnya pemisahan uang pribadi dengan uang usaha dalam kegiatan usaha yang dijalankannya. Pelatihan penggunaan media digital sebagai media pemasaran online juga telah berjalan sesuai dengan rencana.
Penilaian Pada Kualitas Laporan Keuangan melalui Analisis Rasio Profitabilitas di Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Sleman Melvin Rahma Sayuga Subroto Subroto
Journal of Trends Economics and Accounting Research Vol 3 No 3 (2023): March 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jtear.v3i3.556

Abstract

This study aims to analyze the assessment of the quality of school financial reports through profitability ratios, at XYZ Junior High School in Sleman Regency. In this study the profitability ratio is calculated by net profit margin. Another objective of this study is to determine the level of profit at XYZ Junior High School in Sleman Regency. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis methods. The sample used is financial reporting. The sample was determined using net profit margin and then using purposive sampling with respondents as operational director, finance department. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. As for the data analysis technique is done by data reduction, data presentation. The validity of the research data will be tested using data triangulation. The results of this study indicate that: 1) The liquidity ratio of XYZ Junior High School in Sleman Regency from the calculation of the net profit margin is said to be healthy. Judging from the calculation, it shows more than 20%, so that junior high school is said to be profitable. 2) The quality of the Junior High School's financial reports is appropriate, understandable.
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT PADA RANCANGAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH BERBASIS DIGITAL DI DUSUN KEDATON, KALURAHAN PLERET Siti Uswatun Hasanah; Melvin Rahma Sayuga Subroto; Zulfatun Ruscitasari; Dini Novitasari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam rangka menangani permasalahan yang ada di Dusun Kedaton, Kalurahan Pleret. Permasalahan Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA) yang overload sehingga tidak sanggup menerima sampah lagi. Tujuan dilakukan aktivitas pengabdian ini untuk mendampingi dan menerapkan rancangan pengembangkan bank sampah berbasis digital agar meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Prioritas kegiatan yang dapat dilakukan yaitu 1) Pencatatan dan laporan keuangan bank sampah yang masih sederhana 2) pengelolaan bank sampah yang dikumpulkan dari warga masih belum jelas dalam pemisahan dan perhitungannya. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui aktivitas pendampingan untuk mengetahui perancangan pada pengelolaan bank sampah berbasis digital. Metode kegiatan ini diawali dengan analisis situasi dan kondisi, kegiatan sosialisasi, rancangan pengelola bank sampah berbasis digital. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yakni mereka tergerak unak mendistribusikan sampah non organik ke bank sampah untuk dapat dikelola sehingga dapat bernilai ekonomis seperti yang saat ini dilakukan oleh salah satu bank sampah di Desa Kedaton. Rancangan pengelolaan bank sampah dalam tahap mensosialisasikan ke masyarakat ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu perancangan timbangan digital melalui sistem arduino, perancangan server, dan perancangan sistem akuntansi. Secara garis besar pengabdian ini telah sampai pada tahap perancangan dan untuk selanjutnya dapat diimplementasikan.
Determinan Pengembangan Usaha Mikro Berkelanjutan Pada Komunitas Etnis Madura: Peranan Kesiapan Manajemen Mutu Dan Keuangan Bisnis Melvin Rahma Sayuga Subroto; Andreas Mahendro Kuncoro; Bayu Seto
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 3. Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.10842

Abstract

This study aims to analyze the influence of quality management and financial management on innovation strategy and its impact on business sustainability, with ethnic communities as a moderating variable. The method employed is Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) based on higher-order constructs. Data were collected from 237 small business owners of the Madurese ethnic community in Yogyakarta. The results indicate that financial management significantly affects innovation strategies, which ultimately support business sustainability. Innovation strategies were found to be a crucial mediator in this relationship. Moreover, ethnic communities strengthen the relationship between innovation strategies and business sustainability through their social networks and cultural values. This study offers theoretical and practical contributions, emphasizing the importance of synergy between financial management, innovation strategies, and ethnic communities in supporting SME sustainability.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN DAN LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN DENGAN EKONOMI SIRKULAR MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI PENCACAHAN SAMPAH Gigih Hilmiawan; Melvin Rahma Sayuga Subroto; Zulkhairi; Anik Puji Handayani; Lintang Hayu Ainunnisa; Saiful Nur Hidayat; Firda Elfira Sari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3594

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di pesantren yang memiliki aktivitas padat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan mewujudkan lingkungan berkelanjutan melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis teknologi pencacahan sampah sebagai upaya pengelolaan yang efektif dan bermanfaat jangka panjang. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melibatkan santri dan pengurus pesantren. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, penyusunan materi sosialisasi, edukasi konsep ekonomi sirkular, pengenalan dan penggunaan mesin pencacah sampah, serta implementasi pemilahan dan pengolahan sampah organik, anorganik, dan residu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi pencacahan sampah mampu mengurangi volume sampah, mempercepat proses pengolahan, dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi seperti kompos dan bahan daur ulang plastik. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan serta mendukung terciptanya budaya pengelolaan sampah berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan teknologi pencacahan sampah dinilai efektif dalam mendukung ekonomi sirkular, kebersihan lingkungan, dan kemandirian ekonomi pesantren.
Transforming Environmental Knowledge into Green Purchase Intention Among University Students in Yogyakarta Andreas Mahendro Mahendro Kuncoro; Nurhadistya Alyfakhry Deamahdyka Rayhananda Sabandi; Eric Ohara; Melvin Rahma Sayuga Subroto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v12i1.39663

Abstract

This research aims to examine how environmental knowledge is transformed into green purchase intention among university students in Yogyakarta, Indonesia. Although previous green product studies have examined environmental knowledge, awareness, eco-innovation, and green product perception as determinants of purchase intention, the sequential mechanism through which knowledge becomes intention remains underexplored. University students are relevant because they are exposed to environmental knowledge through higher education, campus activities, digital media, and sustainability discourse. This issue is important in Yogyakarta, where a strong higher-education ecosystem coexists with persistent waste-management problems. This study proposes a sequential knowledge-transformation model linking environmental knowledge, environmental awareness, perceived eco-innovation, perceived green product, attitude toward green products, and green purchase intention. A student-based subset of a previous green product survey dataset involving 187 university students was analyzed using PLS-SEM and IPMA. The results show that all direct relationships are positive and significant. Attitude toward green products has the strongest effect on green purchase intention, while perceived eco-innovation strongly influences perceived green product. The sequential indirect effect from environmental knowledge to green purchase intention is supported. IPMA shows that attitude has the highest importance, whereas environmental knowledge has the lowest performance. These findings suggest that universities and green product stakeholders should strengthen practical environmental literacy and credible green product communication. Keywords: environmental knowledge; green purchase intention; perceived green product; university students; PLS-SEM-IPMA
Inclusive Strategy Model for Strengthening Entrepreneurship among Muslims with Disabilities: A Penta-Helix and Co-Creation Approach Anik Puji Handayani; Budi Sutiono Pratama Nugraha; Hisham Al Ghunaimi; Gigih Aulia Hilmiawan; Melvin Rahma Sayuga Subroto
Global Review of Islamic Economics and Business Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/grieb.2026.141-01

Abstract

Muslims with disabilities face multidimensional barriers that limit their participation in formal employment, making entrepreneurship a strategic avenue for economic independence and social inclusion. This study develops a conceptual model of resilience for Muslim entrepreneurs with disabilities by integrating internal and external support factors through a Penta-Helix and co-creation perspective. Employing a qualitative approach that combines an extensive literature review with semi-structured interviews involving practitioners, policymakers, academics, and disability-focused NGOs, the study identifies key factors shaping entrepreneurial resilience. The findings reveal that resilience is not an innate trait but an emergent capability cultivated through the interaction of internal psychological strengths such as self-efficacy, persistence, opportunity recognition, innovativeness, and risk-taking and structured external support systems. Islamic values further reinforce emotional stability, moral discipline, and purpose-driven motivation. Despite these strengths, structural challenges persist, including limited market access, inadequate financial literacy, insufficient mentoring, and enduring social stigma. To address these barriers, the proposed model presents inclusive ecosystem solutions, including Sharia-compliant financing, integrated incubators, collaborative co-working hubs, mentoring platforms, and advocacy programs involving government, industry, academia, communities, and the media. This model contributes to the literature on disability entrepreneurship by offering a holistic, value-integrated, and ecosystem-oriented framework.
Coretax Literacy and Regulatory Agility in Taxpayer Compliance Assistance: The Mediating Role of Digital Advisory Capability Melvin Rahma Sayuga Subroto; Zulfatun Ruscitasari; Andreas Kuncoro
Indonesian Journal of Taxation and Accounting Vol 4, No 2 (2026): June 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ijota.v4i2.749

Abstract

Purpose – This study examines how Coretax Literacy and Regulatory Agility influence the Effectiveness of Taxpayer Compliance Assistance through Digital Advisory Capability among tax consultants in the Special Region of Yogyakarta. The study responds to the limited explanation of tax consultants as professional intermediaries during the Coretax transition. Methods – This research used an explanatory quantitative survey design. Data were collected from 100 tax consultants and tax practitioners in the Special Region of Yogyakarta using purposive sampling. The model was tested using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Sample adequacy was confirmed using G*Power, while predictive relevance was assessed using PLSpredict. Findings – Coretax Literacy significantly affected Digital Advisory Capability (β = 0.372, p < 0.001), but did not directly affect assistance effectiveness (β = 0.077, p = 0.207). Regulatory Agility significantly affected Digital Advisory Capability (β = 0.538, p < 0.001) and assistance effectiveness (β = 0.373, p < 0.001). Digital Advisory Capability significantly affected assistance effectiveness (β = 0.534, p < 0.001). It fully mediated the effect of Coretax Literacy (β = 0.198, p < 0.001) and partially mediated the effect of Regulatory Agility (β = 0.287, p < 0.001). The model explained 80.1% of the variance in assistance effectiveness and showed positive predictive relevance (Q²predict = 0.679). Research implications – The findings imply that Coretax training for tax consultants should emphasize not only system literacy but also advisory translation, regulatory interpretation, and digital problem-solving capability. However, the single-source self-report design and high proximity between advisory capability and assistance effectiveness require cautious interpretation. Originality – This study shifts Coretax research from taxpayer-focused analysis to tax consultants as digital compliance intermediaries, integrating the dynamic capabilities perspective and the digital advisory framework to explain how system literacy and regulatory agility are converted into compliance outcomes.  
Determinan Penggunaan QRIS Mahasiswa Gen-Z Madura: Kemudahan Transaksi, Manfaat Literasi Keuangan, Keamanan Transaksi Zamratul Adhabiah; Melvin Rahma Sayuga Subroto; Anik Puji Handayani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.20333

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) belum sepenuhnya diikuti oleh tingkat adopsi yang merata di kalangan mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan transaksi, literasi keuangan, dan keamanan transaksi terhadap minat menggunakan QRIS pada mahasiswa Gen-Z etnis Madura di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 212 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan transaksi, literasi keuangan, dan keamanan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Kemudahan transaksi menjadi faktor paling dominan, diikuti oleh literasi keuangan dan keamanan transaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa untuk menggunakan QRIS tidak hanya ditentukan oleh efisiensi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan memahami layanan keuangan digital dan keyakinan terhadap keamanan sistem. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan digital, perluasan akses merchant QRIS di lingkungan kampus, dan penguatan perlindungan transaksi untuk mendorong inklusi pembayaran digital di kalangan mahasiswa perantau.