Ulat krop (Crocidolomia binotalis Z.) merupakan hama utama tanaman kubis yang dapat menyebabkan kehilangan hasil panen hingga 100%. Penggunaan insektisida sintetik secara terus-menerus menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan resistensi hama. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan konsentrasi ekstrak daun anting-anting (Acalypha indica L) 0%, 10%, 20%, 30% dan 6 ulangan dengan 3 variabel meliputi variabel bebas yaitu variasi konsentrasi ekstrak daun anting-anting (A. indica) 0%, 10%, 20%, 30%, variabel tergantungnya meliputi persentase daun dan mortalitas hama (C. binotalis) dan variabel kontrolnya yaitu media pertumbuhan benih kubis dan ulat (C. binotalis) instar 3. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data persentase serangan berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk dengan nilai Sig. > 0,05 pada semua perlakuan dan memiliki varian yang homogen berdasarkan uji Levene dengan nilai Sig. = 0,712 > 0,05. Hasil uji Anova menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat nyata dari konsentrasi ekstrak terhadap persentase serangan Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa semua perlakuan konsentrasi berbeda nyata satu sama lain. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun A. indica secara nyata mampu menurunkan persentase serangan hama ulat C. binotalis dengan konsentrasi 30% sebagai konsentrasi paling efektif
Copyrights © 2026