Padi varietas Silatihan merupakan varietas lokal yang sedang dikembangkan daripada varietas siporang karena hasil dan ketahanan hamanya lebih baik. Untuk itu perlu dilakukan observasi penerimaan kedua varietas tersebut terhadap petani di wilayah Kecamatan Arse dan Sipirok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penerimaan petani terhadap padi varietas unggul lokal Siporang dan Silatihan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian menggunakan observasi survei lapangan pendekatan kualitatif dengan responden petani terpilih secara khusus sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek penerimaan, varietas Siporang memiliki produktivitas rata-rata lebih tinggi, yakni 6,2 Ton/Ha dibandingkan Silatihan 5,8 Ton/Ha, dengan selisih 0,4 Ton/Ha. Perbedaan tersebut walaupun relatif kecil, berimplikasi signifikan terhadap keuntungan petani jika dikalikan dengan luas lahan garapan. Varietas Siporang lebih unggul untuk tujuan peningkatan hasil produksi kuantitatif, sedangkan varietas Silatihan lebih bernilai dari sisi mutu beras karena memiliki cita rasa, tekstur, dan aroma yang lebih disukai konsumen sehingga harga jual berasnya lebih tinggi
Copyrights © 2026