Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara perlakuan frekuensi pemberian air dan dosis bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini di lakukan di lahan Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu frekuensi pemberian air yang terdiri dari 3 taraf yaitu A1 = pemberian air setiap hari 2 kali, A2 = pemberian air setiap 2 hari 2 kali dan A3= pemberian air setiap 3 hari 2 kali., dan pupuk bokashi terdiri dari 4 taraf yaitu P0= tanpa dosis bokashi, P1= dosis bokashi 5 ton-1, P2= dosis bokashi 10 ton-1 dan P3= dosis bokashi 15 ton-1 Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 kombinasi. Apabila hasil analisis menunjukkan perbedaan yang nyata maka akan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) 0,5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis bokashi 10 ton-1 dan frekuensi pemberian air setiap 3 hari pada tanaman mentimun dapat memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun.
Copyrights © 2026