Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Pojok Kreasi Sebagai Wahana Edukasi bagi Anak Usia Dini di Desa Mekar Alam, Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Muaro Jambi Hasni, Uswatul; Marpaung, Threesya; Solihati, Anita; Ayuningsih, Sri; lestari, Widya Puji
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v2i1.22436

Abstract

Anak usia dini merupakan fase kehidupan manusia yang memiliki aspek perkembangan dan pertumbuhan yang khas. Artinya anak usia dini merupakan anak yang mengalami perkembangan pesat dalam aspek sosial, intelektual, bahasa, agama dan kepribadian. Perkembangan pesat ditandai dengan kemampuan menyerap anak secara optimal yaitu menyerap segala sesuatu yang ada di sekitarnya, salahsatunya dengan diadakannya program ini. Disinilah anak usia dini berkembangkemampuan kreativitasnya karena adanya stimulasi. Berdasarkan Pengamatan Tim di Desa Mekar Alam, Desa Mekar Alam merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan seberang kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh Tim terhadap Kepala Desa Mekar alam yang berinisial A pada tangggal 15 Juni 2022 masyarakat Desa Mekar Alam mayoritas mata pelajaran sebagai wiraswasta, pekerjaan yang mereka tekuni bukanlah pekerjaan dengan gaji atau pendapatan yang tidak pasti. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut,diperlukan suatu upaya untuk memperkenalkan program kompetisi tim kami dalam bentuk “Program Pojok Kreasi sebagai wahana pendidikan bagi anak usia dini”. Dengan adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini maka dapat memberikan pemahaman dan kemampuan tentang pentingnya stimulus terhadap perkembangan krativitas anak melalui program pojok kreasi. Orang tua dapat memahami peran adanya program pojok kreasi tersbebut sebagai wahana edukasi bagi anakusia dini. Pengabdi telah ikut serta membantu program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan pendidikan non-formal kepada masyarakat.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN AIR DAN DOSIS BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Ayuningsih, Sri; Mas’ud, Hidayati
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/8ywk9474

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara perlakuan frekuensi pemberian air dan dosis bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini di lakukan di lahan Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu frekuensi pemberian air yang terdiri dari 3 taraf yaitu A1 = pemberian air setiap hari 2 kali, A2 = pemberian air setiap 2 hari 2 kali dan A3= pemberian air setiap 3 hari 2 kali., dan pupuk bokashi terdiri dari 4 taraf yaitu P0= tanpa dosis bokashi, P1= dosis bokashi 5 ton-1, P2= dosis bokashi 10 ton-1 dan P3= dosis bokashi 15 ton-1 Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 kombinasi. Apabila hasil analisis menunjukkan perbedaan yang nyata maka akan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) 0,5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis bokashi 10 ton-1 dan frekuensi pemberian air setiap 3 hari pada tanaman mentimun dapat memberikan hasil yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun.