Gangguan kulit merupakan masalah kesehatan yang relevan di lingkungan pesantren karena interaksi antarsantri yang intensif, penggunaan fasilitas bersama, dan praktik higiene yang belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai pengenalan dan pencegahan gangguan kulit melalui edukasi multimodal serta mengevaluasi penerimaan peserta terhadap program. Program SANTRI BERSERI dilaksanakan pada 32 santriwati Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru melalui pretest, edukasi menggunakan video dan leaflet, penyampaian materi, diskusi interaktif, posttest, serta evaluasi kepuasan. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 8,97 ± 0,82 pada pretest menjadi 9,22 ± 0,61 pada posttest. Uji Wilcoxon berdasarkan probabilitas asimtotik menunjukkan perbedaan signifikan pada skor sebelum dan sesudah edukasi (p=0,033). Seluruh peserta memperoleh skor posttest minimal 8 dari 10 sehingga target kegiatan tercapai, dan seluruh peserta memberikan respons positif terhadap program. Edukasi multimodal melalui video dan leaflet dapat digunakan untuk mendukung peningkatan pengetahuan santriwati mengenai kesehatan kulit. Namun, hasil ini hanya menggambarkan perubahan pengetahuan segera setelah edukasi dan belum menunjukkan perubahan perilaku atau penurunan kejadian gangguan kulit.
Copyrights © 2026