Puri Sunny Homestay yang berlokasi di Desa Munduk, Kabupaten Buleleng, Bali, merupakan salah satu akomodasi yang menyediakan pelayanan pada Food and Beverage Department. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan menuntut kualitas pelayanan yang optimal guna meningkatkan kepuasan tamu dan pendapatan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai hambatan dan kendala yang memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan pelayanan serta hambatan dan kendala dalam strategi pelayanan pada Food and Beverage Department di Puri Sunny Homestay. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pelayanan belum berjalan secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam komunikasi bahasa asing, keterbatasan jumlah karyawan saat kondisi ramai, serta kendala dalam penyediaan bahan baku yang memengaruhi konsistensi menu. Selain itu, kendala lain meliputi waktu penyajian makanan dan minuman yang lebih lama serta kebijakan pajak yang memengaruhi persepsi tamu terhadap nilai pelayanan, sehingga berdampak pada kepuasan wisatawan dan potensi pendapatan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan pengelolaan operasional diperlukan untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dan pendapatan Food and Beverage Department.
Copyrights © 2026