Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca kitab kuning pada santri pemula di Dayah Husaini Al-Aziziyah, Kota Langsa. Fenomena ini menjadi tantangan serius mengingat kitab kuning merupakan rujukan utama dalam pembelajaran fiqh di dayah. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan literasi membaca kitab Matan Taqrib sebagai kitab dasar fiqh mazhab Syafi'i. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif dengan pendekatan sorogan dan bandongan, dilengkapi dengan pelatihan pemahaman kaidah nahwu dan sharaf. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca kitab, dengan rata-rata peningkatan skor kemampuan membaca sebesar 45%, serta peningkatan motivasi dan kepercayaan diri santri dalam membaca kitab kuning. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan literasi membaca kitab kuning dengan metode sorogan dan bandongan efektif meningkatkan kompetensi santri dalam memahami teks kitab klasik. Kegiatan ini merekomendasikan keberlanjutan program dengan pengembangan modul pembelajaran kitab kuning berbasis pendekatan tematik
Copyrights © 2026