PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026

PENYULUHAN GIZI MATERNAL DAN PENGUATAN PARTISIPASI POSYANDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA BLUD UPTD PUSKESMAS ABELI

Sartiah Yusran (Universitas Halu Oleo)
Jafriati Jafriati (Universitas Halu Oleo)
Iyan Megawati Adiwijaya (Universitas Halu Oleo)
Lisa Lisa (Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir seperti wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Abeli. Balita dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki kerentanan lebih tinggi mengalami stunting, terutama apabila ibu memiliki faktor risiko maternal seperti kekurangan energi kronis (KEK), hipertensi, dan kehamilan kembar. Data awal menunjukkan bahwa dari 12 balita dengan riwayat BBLR, sebagian besar ibunya (75,0%) memiliki faktor maternal berisiko, dan satu-satunya kasus stunting yang ditemukan berasal dari kelompok tersebut. Berdasarkan kondisi ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan gizi maternal dan penguatan partisipasi posyandu sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penyuluhan gizi maternal, penguatan kader posyandu, dan evaluasi menggunakan pre-test serta post-test pengetahuan. Kegiatan melibatkan 30 ibu balita dari tiga posyandu (Matahari, Sejahtera, dan Dahlia) di wilayah kerja Puskesmas Abeli. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 8,17 (kategori cukup) pada pre-test menjadi 14,53 (kategori baik) pada post-test, dengan peningkatan yang signifikan secara statistik (uji t berpasangan, p < 0,001). Seluruh peserta (100%) berada pada kategori pengetahuan baik setelah kegiatan, meningkat dari tidak ada satu pun peserta (0%) yang berada pada kategori tersebut sebelum kegiatan. Peserta juga menyatakan puas terhadap pelaksanaan penyuluhan, dengan rata-rata skor evaluasi 25,8 dari skala maksimal 32. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi maternal dan pentingnya kunjungan posyandu secara rutin, serta meningkatnya komitmen kader dalam memantau pertumbuhan balita. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi maternal yang dipadukan dengan penguatan peran posyandu dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting pada balita dengan riwayat BBLR, sehingga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JP

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Pekat PKM: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, so called as Jurnal Pekat, is a peer-reviewed journal to publish/disseminate scientific works and innovations in the form of scientific articles. This journal concerned with the practice and processes of community engagement. This journal accepts ...