Indonesian Journal of Legality of Law
Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Legality of Law, Juni 2026

ASPEK KRIMONOLOGI TERHADAP PENIPUAN ONLINE PADA TRANSAKSI PHISHING DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA BESAR MAKASSAR

Batu, Andi Dicky Ananta Herman (Unknown)
Hasan, Yulia A. (Unknown)
Hamid , Abd Haris (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana penipuan online berbasis transaksi phishing di wilayah hukum Polrestabes Makassar serta mengevaluasi upaya aparat kepolisian dalam menanggulangi fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Hukum Normatif-Empiris, yaitu pendekatan yang mengkaji norma hukum yang berlaku serta fakta-fakta empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penipuan online transaksi phishing di wilayah Polrestabes Makassar bukan hanya disebabkan oleh motif ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan faktor lingkungan sosial, tingkat pendidikan, dan kondisi psikologis pelaku maupun korban. Keempat faktor tersebut saling memengaruhi dan membentuk ekosistem kejahatan digital yang kompleks, sehingga keberadaannya sulit diberantas melalui satu pendekatan tunggal. Di sisi lain, upaya kepolisian dalam menangani kejahatan ini telah dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu tindakan preemtif melalui sosialisasi dan peningkatan literasi digital, tindakan preventif melalui pengawasan sistem dan penyaringan aktivitas digital mencurigakan, serta tindakan represif berupa penegakan hukum tegas terhadap pelaku. Namun, tantangan masih ditemukan, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia, kecepatan perkembangan modus kejahatan digital yang adaptif, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan siber. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi antar lembaga, peningkatan kapasitas teknologi penegakan hukum, serta intensifikasi pendidikan publik sebagai langkah strategis jangka panjang. This study aims to analyze the factors driving online fraud through phishing in the jurisdiction of the Makassar City Police and to evaluate the police's efforts to address this phenomenon. This study employs a Normative-Empirical Legal approach, examining applicable legal norms and empirical facts in the field. The results of the study indicate that economic motives do not solely drive online fraud involving phishing transactions in the Makassar City Police area but are also influenced by social environmental factors, educational levels, and the psychological conditions of both perpetrators and victims. These four factors influence one another and form a complex digital crime ecosystem, making it difficult to eradicate through a single approach. On the other hand, police efforts to address this crime have been carried out through three main strategies: preemptive action through socialization and increased digital literacy, preventive action through system monitoring and filtering suspicious digital activity, and repressive action in the form of firm law enforcement against perpetrators. However, challenges remain, particularly related to limited human resources, the rapid evolution of adaptive digital crime modes, and the still-low public awareness of cybersecurity. Thus, this study recommends strengthening inter-agency coordination, increasing law enforcement's technological capacity, and intensifying public education as long-term strategic steps.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijlf

Publisher

Subject

Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Legality of Law is a peer-review scholarly Law Journal issued by Postgraduate Bosowa University which is purported to be an instrument in disseminating ideas or thoughts generated through academic activities in the development of legal science (jurisprudence). Indonesian ...