Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana realitas green economy dikonstruksi menjadi opini publik melalui pemanfaatan elemen visual dan tekstual pada kampanye periklanan di media digital. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode netnografi murni, data dikumpulkan menggunakan observasi daring nonpartisipan, dokumentasi siber, dan catatan lapangan terhadap konten periklanan serta interaksi netizen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini publik mengenai green economy dibentuk secara terencana melalui pemanfaatan simbol alam, teks bertema kepedulian lingkungan, dan unsur audio untuk membangun citra ramah lingkungan. Temuan penelitian juga mengindikasikan bahwa ketidaksesuaian antara citra dan praktik operasional korporasi berpotensi memicu fenomena greenwashing dan membentuk hiperrealitas yang kemudian direspons secara kritis oleh audiens. Selain itu, temuan penelitian mengisyaratkan bahwa algoritma platform digital berperan sebagai digital gatekeeper yang dapat memperkuat filter bubble serta polarisasi opini publik di ruang siber. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital masyarakat, khususnya Generasi Z, serta transparansi kampanye lingkungan oleh korporasi menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Copyrights © 2026