Permasalahan gizi pada anak usia dini masih menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Rendahnya pengetahuan orang tua dan guru mengenai penerapan gizi seimbang dapat memengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan orang tua mengenai gizi seimbang sebagai upaya mendukung pertumbuhan anak usia dini di TK Katolik Mariana Medan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan sasaran guru dan orang tua peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan), pretest, penyuluhan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta posttest sebagai evaluasi. Hasil pengukuran antropometri terhadap 18 peserta didik menunjukkan rata-rata berat badan sebesar 19,28 kg dan rata-rata tinggi badan sebesar 113,28 cm. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai prinsip gizi seimbang, konsep Isi Piringku, pentingnya konsumsi protein hewani, sayur dan buah, serta pemantauan pertumbuhan melalui pengukuran antropometri secara berkala. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan berkomitmen untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang di rumah maupun di sekolah. Dengan demikian, penyuluhan gizi yang dipadukan dengan pengukuran antropometri merupakan strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2026