Jurnal ABDIMAS MUTIARA
Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)

FORTIFIKASI DAUN KELOR DAN TEPUNG KACANG HIJAU DALAM KUKIS SEBAGAI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK BALITA DALAM MENDUKUNG GERAKAN CEGAH STUNTING DI KELURAHAN TUALANG, KECAMATAN PERBAUNGAN

Ahmad Fadli (Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Mahkota Tricom Unggul, Medan, Sumatera Utara, 20231, Medan Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, 20123)
Vivi Asfianti (Fakultas Farmasi, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam , Deli Serdang , Sumatera Utara, 20512, Medan Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, 20123)
Denny Satria (Fakultas Farmasi, Universitas Sumatera Utara , Medan, Sumatera Utara, 20222, Medan Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, 20123)
Syukur Berkat Waruwu (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Sari Mutiara Indonesia. Medan Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, 20123)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2026

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pemenuhan gizi balita sekaligus memperkenalkan kukis fortifikasi daun kelor dan tepung kacang hijau sebagai alternatif pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Kegiatan menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan edukatif-partisipatif dan melibatkan 25 peserta dari keluarga yang memiliki balita stunting di Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan. Program dilaksanakan melalui edukasi gizi, pelatihan pengolahan pangan fungsional, pengembangan MoriBean Cookies, pemberian kukis secara rutin, pengukuran antropometri, serta pemantauan berkala setiap dua minggu selama dua bulan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa produk kukis berbahan daun kelor dan kacang hijau berhasil dikembangkan dan seluruh rangkaian edukasi, pemberian makanan tambahan, serta pemantauan dapat dilaksanakan dengan keterlibatan aktif peserta dan kader. Program ini memperluas pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung pencegahan stunting. Evaluasi lanjutan menggunakan data antropometri lengkap diperlukan untuk menilai perubahan status gizi balita secara lebih terukur.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAM

Publisher

Subject

Chemistry Computer Science & IT Medicine & Pharmacology Nursing Other

Description

Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian ...