Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya permasalahan yang terjadi di sekolah dasar salah satunya perilaku bermasalah yang terjadi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan perilaku siswa yang bermasalah di kelas IV SD Negeri 15 Pemali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah wali kelas IV, 5 orang siswa yang berperilaku masalah dan orang tua siswa tersebut. Pada saat melakukan penelitian, peneliti menggunakan tiga teknik pengumpulan data penelitian yaitu, obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dengan jenis studi kasus didapatkan hasil bentuk-bentuk perilaku siswa yang bermasalah dikelompokkan menjadi 2 bentuk yaitu, perilaku agresif (fisik dan verbal). Agresif fisik seperti berkelahi, agresif verbal seperti berkata kasar. Dan perilaku disruptif seperti mengobrol saat jam pelajaran, keluar masuk kelas saat jam pelajaran dan mengganggu teman. Faktor yang mempengaruhi perilaku siswa bermasalah dibagi menjadi 2 yaitu, faktor internal (dipengaruhi oleh diri siswa itu sendiri) seperti kondisi emosional, dan faktor eksternal (dipengaruhi oleh lingkungan) seperti lingkungan keluarga yang meliputi pola asuh dan keadaan ekonomi keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah yang dipengaruhi oleh lingkungan belajar, hubungan guru dan murid serta fasilitas sekolah. Berdasarkan bentuk-bentuk dan faktor yang mempengaruhi perilaku siswa yang bermasalah di kelas IV, wali kelas menerapkan beberapa strategi untuk menangani perilaku bermasalah yang terjadi pada siswa antara lain peraturan, bimbingan konseling dan kerja sama antara guru dan orang tua.
Copyrights © 2026