Proyek konstruksi memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi sehingga berpotensi memengaruhi biaya, waktu, mutu, dan keselamatan proyek. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko yang efektif menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik manajemen risiko pada proyek konstruksi bangunan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 untuk memastikan proses seleksi literatur berlangsung secara sistematis dan transparan, sedangkan analisis tematik digunakan untuk mensintesis temuan penelitian. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama yang saling berkaitan, yaitu identifikasi risiko, penilaian risiko, strategi respons risiko, pemantauan dan pengendalian risiko, serta faktor organisasi yang memengaruhi efektivitas implementasi manajemen risiko. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen risiko tidak hanya ditentukan oleh penggunaan metode analisis, tetapi juga oleh komitmen organisasi, kepemimpinan yang efektif, komunikasi antar pemangku kepentingan, kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM). Integrasi seluruh aspek tersebut sepanjang siklus hidup proyek terbukti mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan meningkatkan ketahanan organisasi. Penelitian ini memberikan sintesis komprehensif mengenai praktik manajemen risiko proyek konstruksi serta menawarkan rekomendasi bagi praktisi dan peneliti untuk mengembangkan pengelolaan risiko yang lebih terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026