SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
Vol. 5 No. 3 (2026)

UPAYA MENURUNKAN ANGKA INSIDEN MORBUS HANSEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALEMBARAN JAYA, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN

M Miladi Fauzan (Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanegara)
De Silva Brigitta Azzahra (Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanegara)
Mishel Olivia Stefani (Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanegara)
Kanaya Fide Kusuma (Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanegara)
Zita Atzmardina (Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanegara)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Morbus Hansen masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Salembaran Jaya. Pada tahun 2026, dalam kurun waktu tiga bulan ditemukan dua kasus baru yang menunjukkan masih berlangsungnya penularan penyakit. Apabila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini, Morbus Hansen dapat menyebabkan kerusakan saraf perifer, kecacatan permanen, penurunan kualitas hidup, serta stigma sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab kejadian Morbus Hansen melalui diagnosis komunitas serta menyusun intervensi yang tepat. Diagnosis komunitas dilakukan menggunakan pendekatan Paradigma Blum, penentuan prioritas masalah dengan metode USG dan Delphi, serta analisis akar masalah menggunakan Fishbone Diagram dan metode 5 Why. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan mengenai Morbus Hansen, edukasi anti-stigma, serta skrining lesi kulit dan uji sensibilitas untuk deteksi dini. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan masyarakat, masih adanya stigma terhadap penderita, rendahnya perilaku pencarian informasi kesehatan, dan belum optimalnya penyuluhan kesehatan menjadi faktor utama yang memengaruhi kejadian Morbus Hansen. Setelah intervensi, sebanyak 71,4% peserta mengalami peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik, sementara kegiatan skrining meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tanda awal penyakit. Diagnosis komunitas yang diikuti intervensi promotif dan preventif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat deteksi dini, mengurangi stigma, dan menurunkan angka kejadian Morbus Hansen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

s-jkt

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Neuroscience Nursing Public Health Veterinary

Description

SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, ...