Limbah plastik yang dihasilkan di lingkungan pesantren menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat memberikan dampak negatif terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketersediaan sarana pengelolaan sampah dengan kebiasaan santri dalam upaya mengurangi limbah plastik di Pesantren Amrullah Akbar Rajasyah, Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dan Sample penelitian terdiri dari seluruh santri yang berada di pesantren tersebut, dengan teknik pengambilan sampel total sampling, sehingga diperoleh sebanyak 46 responden. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) menilai ketersediaan sarana pengelolaan sampah masih berada pada kategori kurang baik. Meskipun demikian, sebagian besar santri (78,3%) telah menunjukkan Kebiasaan yang baik dalam mengurangi penggunaan plastik. Hasil analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara ketersediaan sarana pengelolaan sampah dengan Kebiasaan santri dalam mengurangi limbah plastik, dengan nilai ρ-value = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,615, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketersediaan sarana pengelolaan sampah berpotensi mendorong Kebiasaan santri yang lebih baik dalam mengurangi limbah plastik. Oleh karena itu, pihak pesantren disarankan untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih memadai serta melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026