Meutia Nanda
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA RAMUNIA I KECAMATAN PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG Sukma Ayu Prawati; Meutia Nanda; Windah Angraini Harahap; Tamara Aini Imanta
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1204

Abstract

Hypertension is a condition in which blood pressure increases drastically. This is the health problem with the highest prevalence in Indonesia (Riskesdas 2018). The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of hypertension in  kelurahan Pantai Labu , Desa Ramunia I ,Kabupaten Deli Serdang in 2022. This study was a quantitative study, with a cross sectional approach. The total population is 450 people consisting of Dusun I, II and III, and the number of samples is 80 respondents. The research instrument by distributing questionnaires to the public was then tested with a chis-quare statistical test. The results of this study obtained (57.8%) of respondents aged 44-53 years, (69%) of respondents had a bad diet, (53.6%) of respondents experienced normal stress and (56.8%) of respondents consumed cigarettes. Hypertension can occur due to lack of physical activity, education, poor diet, and smoking habits. From the statistical test results, it was found that there was a relationship between the age factor and the incidence of hypertension with a p-value of 0.000, there was a relationship between dietary factors and the incidence of hypertension with a p-value of 0.000, there was a relationship between stress factors and the incidence of hypertension with a p-value of 0.000. smoking on the incidence of hypertension with a p-value of 0.000, from these variables it can be concluded that these factors are related to the incidence of hypertension in the community in the area of Desa Ramunia I, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Suggestions from this study are that people are expected not to smoke and reduce foods that contain high iodine and be able to cope with stress by carrying out activities such as sports and making discussions or places of business for the community in  Desa Ramunia I, Kecamatan Pantai Labu,  Kabupaten Deli Serdang. 
HUBUNGAN KETERSEDIAAN SARANA PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN KEBIASAAN SANTRI DALAM MENGURANGI LIMBAH PLASTIK DI PESANTREN AMRULLAH AKBAR RAJASYAH KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Meutia Nanda; Syahbrina Meisela Damanik; Khairani Septia Siregar; Rizka Azzura Efsa Gurusinga; Shasy Kirana Zahrani
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60757

Abstract

Limbah plastik yang dihasilkan di lingkungan pesantren menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat memberikan dampak negatif terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketersediaan sarana pengelolaan sampah dengan kebiasaan santri dalam upaya mengurangi limbah plastik di Pesantren Amrullah Akbar Rajasyah, Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dan Sample penelitian terdiri dari seluruh santri yang berada di pesantren tersebut, dengan teknik pengambilan sampel total sampling, sehingga diperoleh sebanyak 46 responden. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) menilai ketersediaan sarana pengelolaan sampah masih berada pada kategori kurang baik. Meskipun demikian, sebagian besar santri (78,3%) telah menunjukkan Kebiasaan yang baik dalam mengurangi penggunaan plastik. Hasil analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara ketersediaan sarana pengelolaan sampah dengan Kebiasaan santri dalam mengurangi limbah plastik, dengan nilai ρ-value = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,615, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan korelasi yang kuat. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketersediaan sarana pengelolaan sampah berpotensi mendorong Kebiasaan santri yang lebih baik dalam mengurangi limbah plastik. Oleh karena itu, pihak pesantren disarankan untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih memadai serta melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan secara berkesinambungan.