Proyek layanan masyarakat ini diluncurkan karena kapasitas yang rendah dalam mitigasi bencana secara mandiri di Desa Cikidang, baik terkait ancaman bencana alam maupun risiko non-alam seperti kebocoran gas. Fokus proyek ini adalah penguatan aspek “Navigasi Bencana” untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang melibatkan warga secara aktif di setiap tahap program. Strategi implementasi meliputi pendidikan melalui seminar, simulasi evakuasi mandiri, pengembangan infrastruktur visual, dan penerapan teknologi yang sesuai. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat, ditandai dengan pembentukan 18 rute evakuasi, pelaksanaan 4 simulasi praktis, dan pemasangan perangkat deteksi kebocoran gas di lokasi strategis. Program ini tidak hanya menghasilkan output fisik tetapi juga memicu transformasi sosial, ditandai dengan munculnya pemimpin lokal dan kesadaran kolektif baru dalam menciptakan desa yang tangguh terhadap bencana secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026