Industri makanan dan minuman di Indonesia mengalami tekanan signifikan akibat pandemi Covid-19, khususnya pada sektor rumah makan yang menghadapi penurunan kunjungan konsumen secara drastis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap niat pembelian kembali dengan keputusan pelanggan sebagai variabel moderasi pada rumah makan di Kabupaten Pamekasan selama masa Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory research dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 200 responden yang merupakan pelanggan empat rumah makan di Kabupaten Pamekasan, yakni Rumah Makan Pattaya, Balai Rejo, Pecel Blitar, dan Resto Maharani, yang dipilih menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan; (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan dengan nilai pengaruh tertinggi di antara seluruh variabel; (3) niat pembelian kembali berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan; (4) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali melalui keputusan pelanggan sebagai variabel mediasi; (5) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali melalui keputusan pelanggan sebagai variabel mediasi. Model penelitian ini mampu menjelaskan 73,8% variasi niat pembelian kembali dengan nilai goodness of fit sebesar 88,37%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan penetapan harga yang kompetitif merupakan strategi kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan niat pembelian kembali konsumen, khususnya di era new normal pasca pandemi Covid-19.
Copyrights © 2026