Perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai penunjang kualitas hidup dan simbol kesejahteraan sosial. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hadir sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni melalui mekanisme stimulan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kota Pariaman, khususnya Nagari Naras dan Sikapak Barat, menjadi salah satu lokasi penerima program ini pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan struktur rumah hasil program BSPS serta menilai tingkat kepuasan masyarakat penerima bantuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 40 penerima manfaat dan 4 Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Instrumen penelitian mencakup aspek kelayakan struktur bangunan, efektivitas program, dan utilitas dasar rumah. Data dianalisis dengan tabulasi, perhitungan persentase, serta interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen struktur bangunan (pondasi, sloof, kolom, balok, dan rangka atap) telah memenuhi standar teknis dengan capaian 100%. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap efektivitas program juga sangat tinggi, dengan persentase 100% karena tepat sasaran dan sesuai petunjuk teknis. Namun, pada aspek utilitas rumah, capaian rata-rata hanya 91,43%. Beberapa indikator masih belum terpenuhi sepenuhnya, terutama akses listrik (70%), fasilitas sanitasi (80%), dan akses air bersih (90%). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun program telah berhasil dari sisi struktur dan pelaksanaan, masih terdapat kekurangan pada pemenuhan utilitas dasar. Kesimpulannya, Program BSPS di Kota Pariaman terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat dari sisi struktur dan kepuasan penerima, namun belum sepenuhnya memenuhi kriteria rumah layak huni. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan infrastruktur dasar, khususnya jaringan listrik, sanitasi, dan akses air bersih, agar manfaat program lebih optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026