Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi pemasaran dalam pelestarian batik lokal sebagai warisan budaya bernilai ekonomi pada KP2BP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informannya menggunakan purposive sampling yang terdiri dari pengrajin batik, pengurus kelompok, dan pelaku pemasaran batik. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh KP2BP masih didominasi oleh pendekatan konvensional dengan dukungan terbatas pada pemasaran digital. Strategi pemasaran dalam penelitian ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan penjualan tetapi juga berperan dalam pelestarian nilai budaya melalui penyampaian motif, filosofi, dan identitas batik Pamekasan. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat sistem distribusi pesanan yang dilakukan secara kolektif dan merata oleh sesama anggota kelompok sehingga mencerminkan nilai gotong royong yang memperkuat keberlanjutan usaha batik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran strategi pemasaran KP2BP adalah sebagai penguat solidaritas sosial dalam melestarikan warisan budaya.
Copyrights © 2026