Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat minat dan motivasi belajar matematika serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kedua aspek tersebut di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada guru dan siswa untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat dan motivasi belajar matematika disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi persepsi negatif terhadap matematika sebagai pelajaran yang sulit, rendahnya rasa percaya diri, serta kecemasan belajar (math anxiety). Sementara itu, faktor eksternal meliputi metode pembelajaran yang masih konvensional, kurangnya variasi media pembelajaran, serta minimnya dukungan lingkungan belajar. Ditemukan pula bahwa siswa cenderung belajar karena dorongan nilai dan tuntutan orang tua, bukan karena minat intrinsik. Oleh karena itu, peningkatan minat dan motivasi belajar matematika memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa, disertai dukungan emosional dari guru dan lingkungan sekolah yang positif.
Copyrights © 2026